Finish Trowel: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Setiap proyek konstruksi membutuhkan hasil akhir yang rapi dan kuat, terutama pada bagian lantai beton. Setelah proses pengecoran selesai, tahap finishing menjadi langkah penting agar permukaan beton terlihat halus dan rata.
Untuk mendapatkan hasil akhir yang rapi, pekerjaan pengecoran biasanya dilanjutkan dengan proses perataan permukaan menggunakan alat finish trowel — mesin khusus yang berfungsi menghaluskan beton agar terlihat rata dan padat.
Pengertian Finish Trowel
Finish trowel atau sering disebut juga mesin perata lantai beton merupakan alat yang digunakan pada tahap akhir pengerjaan beton. Alat ini dilengkapi pisau berputar (blade) yang bekerja menggosok dan menekan lapisan atas beton, sehingga menghasilkan permukaan yang lebih padat dan halus.
Finish trowel biasanya digunakan pada area cor lantai berukuran besar seperti gudang, pabrik, basement, area parkir, atau bangunan industri yang membutuhkan hasil presisi dan cepat.
Fungsi Finish Trowel dalam Pengerjaan Beton
Peran finish trowel dalam proyek konstruksi sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap kualitas lantai beton. Berikut fungsi utamanya:
  1. Meratakan permukaan beton
    Membantu menciptakan hasil pengecoran yang rata dan padat dengan menghilangkan gelombang atau permukaan tidak rata.
  2. Menghaluskan tekstur lantai
    Dengan putaran blade berkecepatan tinggi, alat ini memberikan hasil akhir yang halus dan siap diberi lapisan tambahan seperti epoxy atau floor hardener.
  3. Memadatkan lapisan atas beton
    Tekanan yang dihasilkan dari pisau trowel membantu memperkuat permukaan lantai agar lebih tahan gesekan dan abrasi.
  4. Mempercepat proses finishing
    Alat ini mampu menyelesaikan area luas lebih cepat dibandingkan metode manual, sehingga efisiensi kerja meningkat.
  5. Menghemat tenaga kerja dan waktu
    Satu unit mesin finish trowel dapat menggantikan pekerjaan beberapa orang sekaligus, terutama untuk proyek lantai beton berskala besar.
Jenis-Jenis Finish Trowel
 Terdapat dua jenis finish trowel yang umum digunakan di dunia konstruksi:
1. Walk Behind Trowel (Trowel Jalan)
Jenis ini dioperasikan dengan cara didorong dari belakang oleh operator. Biasanya digunakan untuk proyek skala menengah seperti lantai ruko, basement, atau garasi.
2. Ride-On Trowel (Trowel Duduk)
Memiliki dua set blade besar dan dilengkapi kursi operator di atas mesin. Alat ini digunakan untuk area pengecoran yang sangat luas seperti pabrik atau gudang, karena efisien dan memberikan hasil halus sempurna.
Waktu Ideal untuk Menggunakan Finish Trowel
Proses troweling sebaiknya dilakukan ketika beton telah mencapai tingkat kekerasan yang tepat — tidak terlalu basah namun belum sepenuhnya kering.
Tanda umumnya adalah saat permukaan tidak lagi meninggalkan jejak dalam namun masih bisa ditekan sedikit dengan jari.
Jika dilakukan terlalu awal, blade dapat merusak tekstur beton. Namun jika terlambat, beton sudah terlalu keras dan sulit diratakan.

Sebagai penyedia layanan dan pendukung proyek konstruksi di wilayah Jabodetabek, Mitra Idola Nusantara siap membantu kebutuhan Anda dalam pengadaan beton ready mix, pompa beton, hingga alat finishing seperti finish trowel.
Hubungi kami untuk konsultasi atau informasi lebih lanjut mengenai layanan kami.