Concrete pump adalah alat yang digunakan untuk memindahkan beton readymix dari truk mixer ke lokasi pengecoran secara efisien dan cepat. Alat ini bekerja dengan sistem hidrolik yang mendorong beton melalui pipa (boom atau selang), sehingga beton dapat menjangkau area yang sulit diakses, seperti lantai atas bangunan, basement, atau area yang sempit.
Secara sederhana, concrete pump berfungsi sebagai “alat pemompa beton” yang mempercepat dan mempermudah proses pengecoran, sekaligus menjaga kualitas hasil cor agar tetap homogen dan tidak mengeras sebelum digunakan.
Fungsi Concrete Pump dalam Proyek Konstruksi
Concrete pump berkontribusi besar terhadap efisiensi tenaga kerja, penghematan biaya, serta peningkatan kualitas hasil pekerjaan. Berikut beberapa fungsi utama concrete pump dalam proyek konstruksi:
Mempercepat proses pengecoran: Concrete pump mampu menyalurkan beton secara cepat dan terus-menerus ke titik pengecoran tanpa perlu pemindahan manual. Hal ini membuat pekerjaan lebih efisien, terutama pada proyek besar dengan volume cor tinggi.
Menjangkau Area Sulit : Dengan sistem boom atau pipa panjang, concrete pump dapat menjangkau area yang sulit seperti lantai atas, basement, atau lokasi sempit yang tidak bisa dijangkau alat konvensional.
Menjaga kualitas beton : Dengan concrete pump beton dialirkan dalam sistem tertutup sehingga campuran tetap homogen dan tidak mudah mengeras sebelum dituangkan. Ini membantu menjaga kekuatan dan daya tahan struktur.
Efisiensi tenaga kerja dan biaya : Penggunaan concrete pump mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual, mempercepat waktu pengerjaan, dan menekan biaya operasional proyek.
Meningkatkan keamanan dan kerapian kerja : Pekerjaan pengecoran menjadi lebih aman dan teratur karena beton langsung dialirkan ke area yang dituju tanpa aktivitas angkut manual yang berisiko.
Jenis-jenis Concrete Pump
Terdapat beberapa jenis pompa beton yang digunakan di proyek konstruksi, tergantung pada kebutuhan dan skala pekerjaan :
1. Pompa Kodok (Portable)
Pompa beton jenis ini sering disebut juga sebagai pompa kodok dan dikenal memiliki jangkauan paling luas di antara tipe lainnya. Alat ini umumnya digunakan untuk proyek-proyek outdoor seperti pembangunan waduk, bendungan, pelabuhan, serta berbagai pekerjaan konstruksi yang berada di area dengan akses sempit, bahkan hanya selebar mobil pribadi. Pompa ini mampu menyalurkan beton melalui pipa dengan jarak hingga sekitar 100 meter, sehingga sangat efisien untuk lokasi yang sulit dijangkau kendaraan besar.
2. Pompa Mini
Pompa mini memiliki lengan sekitar 12-15 meter. Pompa ini adalah jenis pompa beton yang cocok untuk area dengan akses jalan sempit, di mana hanya kendaraan berukuran kecil yang bisa lewat. Pompa ini umumnya digunakan untuk pengecoran bangunan rumah dengan ketinggian 1 hingga 2 lantai.
3. Pompa Standar
Pompa standar memiliki lengan sekitar 21 meter. Jenis pompa ini cocok untuk bangunan berukuran rendah, seperti ruko, rumah pribadi, dan restoran.
4. Pompa Longboom
Pompa longboom memiliki panjang lengan sekitar 28 meter dan cocok untuk bangunan bertingkat menengah atau proyek komersial, mulai dari lantai 4 ke atas, seperti gedung perkantoran dan rumah bertingkat.
5. Pompa Super Longboom
Fungsi alat pompa beton super longboom ini tak jauh berbeda dengan alat pompa beton longboom. Perbedaannya hanya terletak pada panjang belalainya saja. Alat pompa beton super longboom memiliki panjang belalai 33 meter hingga 35 meter. Dengan belalai yang lebih panjang, alat pompa beton ini cocok digunakan untuk pengerjaan konstruksi bangunan bertingkat 5 atau 6.
6. Pompa Double Super Longboom
Pompa double super longboom mampu menjangkau sekitar 40 meter. Alat ini biasanya digunakan pada proyek besar seperti gedung tinggi, jembatan, dan mall.
7. Pompa Master Longboom
Untuk kebutuhan konstruksi bangunan bertingkat dengan ketinggian lebih besar, tersedia alat pompa beton tipe master longboom. Pompa beton ini mampu menyalurkan beton readymix hingga mencapai ketinggian sekitar 8 lantai, sehingga sangat efisien digunakan pada proyek gedung menengah ke atas. Alat ini memiliki panjang lengan sekitar 48 meter, dengan dimensi kendaraan yang setara dengan tipe longboom dan super longboom, yaitu panjang 12 meter dan lebar 2,8 meter.
8. Pompa Grandmaster Longboom
Pompa Grandmaster Longboom memiliki jangkauan hingga 52–62 meter dan digunakan untuk proyek konstruksi berskala besar seperti gedung tinggi, jembatan, flyover, dan infrastruktur nasional. Dengan daya jangkau luas dan kapasitas besar, pompa ini mempercepat proses pengecoran dalam volume besar secara efisien dan presisi.
Itulah pembahasan mengenai apa itu concrete pump dan fungsinya dalam proyek konstruksi. Dengan penggunaan alat ini, proses pengecoran menjadi lebih cepat, efisien, dan hasilnya pun lebih presisi. Concrete pump juga membantu menjaga kualitas beton agar tetap homogen dan kuat hingga tahap akhir pengerjaan.
Untuk mendukung hasil kerja yang maksimal, pastikan Anda menggunakan layanan sewa concrete pump berkualitas dari Mitra Idola Nusantara. Kami menyediakan berbagai jenis pompa beton — mulai dari pompa mini, standar, longboom, hingga grand master longboom — yang siap digunakan untuk beragam kebutuhan konstruksi, lengkap dengan operator berpengalaman dan unit yang selalu terawat.
✨ Percayakan kebutuhan pengecoran Anda kepada Mitra Idola Nusantara.
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik dan layanan sewa concrete pump profesional yang siap membantu kesuksesan proyek Anda dari awal hingga selesai.